Ritoma_naoki’s

Korea dan Serial TV Drama

Posted by: ritoma on: December 16, 2010

Selesai chat dengan adek yang lg bingung tentang rencana beasiswanya ke Korea, jd mengingatkan saya tentang tulisan yang pernah saya buat waktu lg mumet2nya ngerjain penelitian tahun 2005 lalu. semoga membangkitkan kembali semangat waktu itu.^_^

selamat membaca

Korea dan Serial TV Drama


Hey Han burung! Kau ini bodoh ya?, Masa membersihkan rumah saja tidak bisa?! Lihat! Masih kotor begini”

“Heh Li Yong Jae! Kau ini jahat sekali, kenapa kau selalu memarahiku? Kau ini salah makan ya? Atau salah minum obat?”

Penonton setia serial TV drama pasti sangat familiar dengan kalimat ini, sepengggal cerita dari salah satu serial TV drama Korea yang baru-baru ini ditayangkan di salah satu TV swasta. Jika berbicara tentang Korea Selatan atau cukup kita sebut Korea dan budaya masyarakatnya, sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin akan menggelengkan kepala atau menjawab mirip seperti Jepang dan China. Namun, penggemar serial TV drama mungkin selangkah lebih maju dalam mengenal Korea. Karena selain ginseng, taekwondo atau handphone, serial TV drama telah menjadi trend baru yang berasal dari Korea. Setelah era serial drama Jepang dan Taiwan, kini giliran serial TV drama Korea yang booming di Indonesia.

Serial TV drama Korea sebenarnya sudah ditayangkan di Indonesia semenjak tahun 2002 melalui serial Endless Love, namun baru beberapa bulan terakhir ini benar-benar sukses. Dua serial terbaru yang ditayangkan di tahun 2005 yaitu Full House dan Lovers in Paris bahkan berhasil menjadi top rating acara TV mengikuti kesuksesannya di beberapa negara Asia seperti Taiwan dan Filipina. Jika sebelumnya pemirsa di Indonesia mengenal karakter Kenji dan Rika Akana (Tokyo Love Story) atau F4 dan San Chai (Meteor Garden), kini pemirsa Indonesia pun telah mengenal karakter Li Yong Jae dan Han Ji Eun (Full House), atau Kang Tae Yung dan Han Ki Ju  (Lovers in Paris).

Banyak hal yang menyebabkan drama Korea digemari dan mampu memberikan angin segar baru bagi pemirsa TV di Indonesia. Aktor dan aktris papan atas Korea merupakan faktor utama yang menarik perhatian pemirsa. Ide ceritanya sederhana dan mengambil setting tentang kehidupan sehari-hari. Dengan penggarapan yang serius cerita itu bisa dikemas menjadi sebuah serial drama yang menarik. Selain karena tema percintaan yang selalu laku dipasaran, tokoh-tokoh yang ditampilkan pun memiliki karakter yang kuat dan realistis dengan kehidupan sehari-hari.

Selain hal yang disebutkan tadi, ada fenomena yang menarik dari serial TV drama Korea dan tidak saya temukan dari kebanyakan serial TV (sinetron) Indonesia. Menggelitik rasa ingin tahu saya tentang Korea, seperti itukah gambaran masyarakat Korea? atau “it’s just a movie”, sebuah fiksi semata. Fenomena yang saya maksud adalah nilai budaya timur yang banyak ditampilkan dalam serial drama Korea, menandakan nilai-nilai tersebut masih dipertahankan oleh masyarakat Korea dalam kehidupan sehari-harinya.  Makna penting keluarga dan tata krama pergaulan dalam masyarakat merupakan salah satu diantara nilai budaya timur yang masih dipertahankan oleh masyarakat Korea.

Salah satu serial drama yang menggambarkan mengenai budaya dan masyarakat Korea adalah serial Friends (ditayangkan di Indonesia tahun 2003). Serial drama hasil kerja sama sineas Jepang dan Korea ini dibuat untuk menyambut World Cup 2002 sebagai ajang promosi budaya kedua negara. Penghormatan terhadap nilai kekeluargaan diwujudkan masyarakat Korea dalam bentuk etika dalam berbicara, bersikap dan bertindak baik itu dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Budaya ini melahirkan kebiasaan yang unik walaupun terkesan kaku, bagaimana berbicara kepada orang tua, penentuan siapa yang akan duduk di mana, siapa yang harus duduk terlebih dahulu atau siapa yang harus menyapa dan disapa terlebih dahulu. Sopan santun merupakan nilai lebih yang masih kuat dipegang oleh masyarakat Korea.

Pergaulan antar lawan jenis merupakan hal lain yang menarik dari serial drama Korea dan saya mengacungkan jempol untuk itu. Masyarakat Korea masih menganggap pernikahan sebagai hal yang sakral, ditengah maraknya trend free sex sebagai gaya hidup. Jika serial drama dari negara Asia lainnya seperti Jepang atau Taiwan banyak mengumbar adegan “panas” untuk menjual ceritanya, serial drama Korea mampu menampilkan kisah percintaan yang romantis dengan sopan dan tetap  menarik. Walaupun bertemakan drama percintaan, rasa sayang dan cinta tidak diekspresikan dengan mengeksploitasi unsur-unsur seksualitas.

Dari serial drama ini, saya juga melihat adanya perbenturan budaya barat sebagai dampak dari globalisasi dengan budaya Korea sebagai representasi budaya timur. Orang tua yang masih kuat memegang tradisi harus dihadapkan dengan anak-anaknya yang berpikir lebih modern dan independen. Walaupun begitu, sang anak masih tetap menunjukan rasa hormatnya kepada orang tua dan tetap berbakti kepada mereka. Perbedaan keinginan dalam meraih cita-cita dan memilih pasangan hidup merupakan tema yang sering diangkat untuk menggambarkan fenomena tersebut. Selain serial Friends, serial drama lain seperti Endless Love, Full House, Lovers in Paris dan Sassy Girl-Chun Hyang juga memberikan gambaran yang sama.

Hal terakhir dan yang paling berkesan bagi saya dari serial TV drama Korea adalah etos kerja. Hampir semua drama Korea yang saya tonton selalu menampilkan etos kerja yang tinggi dari masyarakat Korea. Masyarakat Korea digambarkan sebagai masyarakat yang disiplin dan pekerja keras. Sosok yang produktif dan mandiri dalam kondisi sesulit apapun. Kim Ji Fun (Friends), harus bekerja sebagai pengantar air mineral demi meraih cinta dan cita-citanya menjadi sutradara; Chun Hyang (Sassy Girl), yang tetap pantang menyerah walaupun tidak bisa kuliah; dan Kang Tae Yung (Lovers in Paris) yang harus kerja paruh waktu untuk membiayai kuliahnya merupakan satu diantara sosok generasi muda dalam serial TV drama Korea. Gambaran ini berbeda dengan sinetron Indonesia yang lebih menampilkan generasi muda kita dengan sosok yang senang berhura-hura atau berganti-ganti pacar dari pada belajar dengan giat atau bekerja dengan semangat. Gambaran ini tampak tidak realistis dengan realitas yang ada, karena banyak generasi muda kita yang memiliki prestasi yang luar biasa ditingkat nasional maupun internasional yang diraih dengan usaha yang tekun dan kerja keras.

Mengenai etos kerja ini, ada satu kata yang sangat berkesan dan sering saya ucapkan semenjak menonton drama korea yaitu “Bersemangat!”, yang dalam bahasa Korea berarti “Aja!”. Seperti kata “Figthing!” atau “Banzai!”, “Aja!” berarti jangan menyerah dan terus berusaha. “Aja!” juga berarti optimis untuk bangkit dari kegagalan dan mencari jalan lain menuju kesuksesan. Dengan mengepalkan tangan dan berteriak “Aja!”, Tae Yung bisa tetap tegar menghadapi segala ujian hidupnya dan Ji Eun bisa pantang menyerah meraih cita-citanya. Kata ajaib dari serial TV drama Korea, “Ayo bersemangat!”.

Terlepas dari semua itu, ada hal yang seakan menyadarkan dan mengingatkan saya ketika menonton serial TV drama Korea. Saya melihat, walaupun hanya memiliki satu bangsa dan satu bahasa, masyarakat Korea begitu bangga dengan budayanya. Sedangkan rasa bangga akan budaya Indonesia sepertinya tidak lagi digaungkan dan mulai terlupakan oleh bangsa Indonesia. Rasa bangga itu mungkin mulai pudar dan tenggelam seiring dengan berbagai permasalahan yang datang silih berganti merundung negeri ini, mulai dari bencana alam, wabah penyakit, krisis BBM sampai disintegrasi bangsa. Kita lupa bahwa di antara ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke, terdapat kekayaan yang tak ternilai harganya yaitu kekayaan suku bangsa, bahasa dan budaya. Kita seharusnya merasa sangat bersyukur dan merasa sangat bangga sebagai bangsa yang besar ini.

Bangga terhadap budaya sendiri juga tampaknya belum terlihat dari karya sineas kita dalam film atau sinetronnya. Sinetron kita lebih sering menampilkan gaya hidup barat dibandingkan budaya Indonesia seperti budaya hedonisme dan gaya hidup bebas. Padahal rasa bangga merupakan modal penting untuk menghadapi berbagai masalah yang sedang membelit bangsa ini. Rasa bangga akan melahirkan rasa memiliki yang mendorong semua elemen bangsa untuk bekerja keras membangun dan menata kembali bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik dan maju.

Seperti halnya Korea, film bisa jadi merupakan sarana yang cukup efektif untuk membangkitkan kembali rasa bangga terhadap budaya Indonesia. Karena saat ini film tidak hanya sebagai tontonan tapi juga telah menjadi tuntunan dan begitu dekat dengan masyarakat.  Mengangkat budaya bangsa dalam sebuah film atau serial TV bisa dijadikan alat promosi budaya kita, setidaknya kepada bangsa Indonesia sendiri. Mengangkat budaya bangsa sendiri bukanlah hambatan untuk membuat film yang berkualitas dan laku di pasaran, karena  serial drama Korea telah membuktikannya.

Banyak hal yang bisa kita pelajari dari serial TV drama Korea termasuk mengenal budaya dan masyarakat Korea selain menjadi alternatif tontonan yang menghibur. Dan tentu saja patut diingat bahwa serial TV drama Korea tetaplah hasil kreasi dan imajinasi dari penulis naskah dan sutradara. Serial TV drama Korea semata-mata dibuat untuk menjadi produk hiburan yang bisa laku di pasaran. Serial TV drama hanyalah sebuah jendela kecil sehingga tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama untuk menggambarkan budaya dan masyarakat Korea. Namun, orang sukses adalah orang yang mau belajar dan mengambil pelajaran dari hal apapun. Jika dari serial TV drama Korea kita bisa belajar, kenapa tidak?.

Naoki: A Dream Comes True

Posted by: ritoma on: December 10, 2010

Jum’at pagi 19 Februari 2010, saya mengabarkan kelahiran anak pertama saya kepada keluarga dan teman-teman dengan sms. Balasan atas sms itu pun berdatangan, mengucapkan selamat dan do’a. Namun untuk beberapa teman dekat balasannya tidak hanya sekedar ucapan selamat, tapi sekaligus pertanyaan dan konfirmasi. Naoki? Beneran itu nama anaknya?. Pertanyaan itu terlontar bukan karena nama itu asing, tapi karena nama itu sudah tidak asing lagi. Teman-teman dekat saya memang sudah mengidentikan nama itu dengan saya. Beberapa teman menjadikannya nama di phonebook hp, ada juga yang memanggil dengan panggilan Naoki, ato Teh Naoki.

Dalam bahasa Jepang Naoki berarti Pohon Kejujuran. Saya mengenal nama Naoki dari sebuah serial drama Jepang, berjudul Itazura na Kiss. Serial ini pertama kali ditayangkan di Indonesia Tahun 2002, kemudian ditayangkan ulang tahun 2005. Saya sendiri menonton yang tahun 2005. Berkisah tentang seorang gadis SMU yang ceroboh, slebor, terkesan “bodoh” tapi punya kepibadian yang hangat dan selalu ceria bernama Kotoko, dia jatuh cinta kepada “The Most Wanted Boy” di sekolahnya bernama Naoki Irie, ganteng, super cool, jenius, multi talenta, tapi memiliki kepribadian yang dingin dan apatis. Seperti langit dan bumi. Sejak menonton serial inilah saya jatuh cinta dengan nama Naoki.

Itazura na Kiss begitu berkesan karena berkisah tentang semangat pantang menyerah, kerja keras dan tentang mengejar mimpi. Saya menontonnya ketika sedang berjibaku menyelesaikan skripsi. Karena harus membiayai sendiri kuliah semester terakhir, saya harus membagi waktu antara bekerja dan menulis skripsi. Drama ini sering kali jadi penyemangat ketika merasa jenuh atau capek. Dan untuk mengabadikan momen tersebut saya ingin menyematkan nama Naoki sebagai nama anak saya kelak. Dan Naoki pun masuk dalam daftar impian saya. Walaupun saat itu tidak pernah terpikir sedikit pun apakah impian ini akan terwujud atau tidak. Waktu itu jangankan mau punya anak, menikah saja bahkan tidak mau.. ^_^v

Lalu apa selanjutnya.?

“Keep your dreams alive, and you will survive” Novel 5-cm

Itulah yang saya lakukan setelahnya, menghidupkan mimpi. Kata orang jika kita punya mimpi, tulislah mimpi kita, abadikan, beritahukan kepada orang-orang disekitar kita, hidupkanlah mimpimu. Saya membawa nama Naoki kemana-mana, menjadikannya nickname, nama untuk flaskdisk, atau untuk menamai blog.

Dan akhirnya, Jum’at 19 Februari 2010, pukul 03.10 WIB, 5 tahun sejak saya menonton Itazura na Kiss pertama kali, anak pertama saya lahir, dia laki-laki.
Kami namakan dia Naoki Mufti Al Farooqi. (Pohon kejujuran dan pembuat kebijakan yang mampu dengan tegas membedakan yang benar dan yang salah)

Saya sempat tidak percaya..
Impian itu akhirnya menjadi nyata…
Subhanallah Allah mewujudkannya..

Impian saya ini hanya contoh kecil dari beberapa impian saya yang akhirnya menjadi nyata, untuk kesemua impian itu saya melakukan hal yang sama walaupun ada juga impian yang belum terwujud.

“Dream more while you are awake”

Bermimpilah, banyak hal besar yang terjadi bermula dari sebuah impian. Mimpi adalah bahan bakar kehidupan, dengan impian hidup kita menjadi lebih hidup, lebih berenergi dan lebih bergairah. Kita seperti mendapat ekstra energi untuk berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi, bangkit dari kegagalan dan bertahan dari berbagai rintangan yang menghadang. Itulah kekuatan mimpi.

“Kejarlah mimpimu, jauh tinggi sampai ke langit, karena walaupun akhirnya kau tidak bisa menggapainya, kau telah berada diantara bintang-bintang”
Jadi jangan takut bermimpi, dan kejarlah impianmu!

“Bermimpilah, dan Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu”
Sang Pemimpi – Andrea Hirata

Naoki Irie

 

Naoki Mufti Al Farooqi


Tags:

Honesty

Posted by: ritoma on: December 8, 2010

Honesty is the first chapter in the book of wisdom.

-Thomas Jefferson -

Tags:

Belajar Dari Semut

Posted by: ritoma on: December 7, 2010


Do you know?

Ikan piranha ternyata bukan hewan paling ganas dari  Amazon?

And Do you know? kalau pemburu terkuat dan terganas di Belantara Amazon ternyata adalah legioner; sekelompok semut buta yang selalu hidup berkelompok dan melewatkan hari-harinya dengan berjalan di tanah hutan. Legioner yang berarti “pasukan tersembunyi”, terkenal ganas karena akan melibas semua mangsa yang ditemuinya. Karena buta, untuk bisa tetap eksis dan survive, semut ini harus selalu hidup berkelompok dan bergerak bersama-sama dengan menggunakan indra penciuman yang tajam. Kondisi ini menuntut adanya kerjasama antar satu sama lain terjalin dengan baik, sehingga kelompok mereka tersusun rapi dan kuat. Legioner hanyalah satu dari sekitar 12.000 spesies semut yang diciptakan Allah di muka bumi.

Semut merupakan salah satu jenis binatang yang digambarkan Allah dalam Al Qur’an dan diistimewakan menjadi nama salah satu surat, yaitu surat ke-27: An-Naml. Secara khusus Allah menceritakan komunitas semut ini dalam hubungannya dengan kisah Nabi Sulaeman. Dalam surat An-Naml ayat 18-19 Allah berfirman, “Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaeman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” Ayat ini kemudian dilanjutkan dengan do’a Nabi Sulaeman ketika menyaksikan fenomena tersebut. “Maka Sulaeman tersenyum karena mendengar perkataan semut itu seraya berdo’a: “Ya Tuhanku, berilah aku kesadaran untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku serta untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.

Secara filisofis, penggambaran suatu jenis binatang dalam Al-Qur’an menyiratkan adanya sifat-sifat khusus dari binatang tersebut yang dapat ditiru dan dijadikan pelajaran oleh manusia. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat Al-Baqarah ayat 26, “Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebh rendah dari itu..

Dari surat An-Naml tadi Allah menyiratkan secara tidak langsung agar mengembil pelajaran dari kehidupan semut. Ada tiga karakter yang menonjol dalam kehidupan semut, yaitu adanya spesialisasi, struktur organisasi yang rapi, dan adanya sistem komunikasi.

Semut merupakan serangga polimorf, yaitu hewan berkoloni yang terdiri atas golongan-golongan yang mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk menjalankan kehidupan koloninya. Setidaknya ada tiga golongan dalam setiap koloni semut, yaitu ratu semut, semut pejantan dan semut pekerja. Ratu semut merupakan semut terbesar dalam koloni yang bertugas untuk menghasilkan banyak telur, dan ia memiliki sayap yang akan dilepaskan setelah penerbangan perkawinan.

Semut jantan adalah golongan yang hanya bertugas untuk mengawini ratu dan setelah itu mati. Sedangkan semut pekerja merupakan bagian terbanyak dalam koloni yang bertugas menjaga telur, merawat larva, membuat sarang, mencari makan dan menjaga sarang dari bahaya.

Adanya spesialisasi pekerjaan ini memungkinkan mereka hidup tanpa masalah dalam koloni, karena setiap individu memiliki kewajiban dan tanggung jawab masing-masing. Hal ini pada akhirnya melahirkan satu organisasi yang terstruktur rapi, yang berlandaskan kebersamaan, disiplin, tanggung jawab dan lebih utamanya kemaslahatan kelompok daripada kepentingan individu. Karakter ini kemudian menjadi ciri komunitas semut. Karena organisasi yang rapi inilah legioner semut yang buta mampu bertahan bahkan menjadi pembunuh yang menakutkan di hutan Amazon.

Hal penting lainnya dalam kehidupan semut adalah mereka mempunyai sistem komunikasi yang canggih. Kehidupan sosialnya yang teratur sangat dipengaruhi oleh jalinan mekanisme reaksi terhadap rangsangan komunikasi yang bermacam-macam. Komunikasi ini dilakukan dalam bentuk bahasa kimia, bahasa sentuh antena dan bahasa suara.

Melalui tiga macam bahasa tadi, setiap semut dapat saling berkomunikasi dalam setiap kesempatan, termasuk ketika menyampaikan adanya tanda bahaya jika koloni mereka terancam. Kisah pada ayat 18 di atas memperlihatkan kepada kita, bagaimana setiap individu saling mengkomunikasikan pesan untuk menyelamatkan diri dari injakan Nabi Sulaiman dan tentaranya.

Terdapat banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari kehidupan semut. Pertama, untuk meraih suatu tujuan bersama diperlukan adanya sistem organisasi yang handal, sehingga potensi setiap individu dapat termanfaatkan sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Kedua, sebuah organisasi dapat eksis dan terpola dengan baik apabila setiap elemen dari organisasi tersebut memiliki tugas yang jelas sesuai dengan kemampuannya, yang dilandasi oleh rasa tanggung jawab, rasa memiliki, disiplin, dan tidak egois.

Ketiga, dalam sebuah organisasi perlu adanya jalinan komunikasi yang baik yang dapat menjadi sebuah ikatan untuk mempersatukan dan menghubungkan setiap elemen.

Karakteristik-karakteristik di atas merupakan syarat mutlak untuk mencapai keberhasilan, khususnya dalam organisasi. Firman Allah, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, bagai suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS Ash-Shaff: 4).

 

Tags:

Rembulan

Posted by: ritoma on: September 19, 2008

Ia tidak memiliki cahaya

Hanya memantulkan sinar sang surya

Untuk menerangi gulita

Ia hadir dalam berbagai rupa

Terkadang hadir dengan sisi yang begitu terang

Terkadang tidak sepenuhnya

Tampak begitu cantik ketika menampakkan sabit

Ia pun menampakan dirinya dalam sisi yang hitam

Sisi yang begitu kelam..

Namun itulah yang membuatnya istimewa

Setiap kehadirannya bermakna..

Untuk Rembulanku…

Sang Istimewaku..

Bawalah aku ke Syurga

Bawalah aku menuju Ridho-Nya

One Step at a Time – Jordin Sparks

Posted by: ritoma on: August 23, 2008

“a thousand miles, beginning with one single step..
take your own first step then move forward…”

“One Step At A Time”

Hurry up and wait
So close, but so far away
Everything that you’ve always dreamed of
Close enough for you to taste
But you just can’t touch

You wanna show the world, but no one knows your name yet
Wonder when and where and how you’re gonna make it
You know you can if you get the chance
In your face as the door keeps slamming
Now you’re feeling more and more frustrated
And you’re getting all kind of impatient waiting

We live and we learn to take
One step at a time
There’s no need to rush
It’s like learning to fly
Or falling in love
It’s gonna happen and it’s
Supposed to happen that we
Find the reasons why
One step at a time

You believe and you doubt
You’re confused, you got it all figured out
Everything that you always wished for
Could be yours, should be yours, would be yours
If they only knew

You wanna show the world, but no one knows your name yet
Wonder when and where and how you’re gonna make it
You know you can if you get the chance
In your face as the door keeps slamming
Now you’re feeling more and more frustrated
And you’re getting all kind of impatient waiting

We live and we learn to take
One step at a time
There’s no need to rush
It’s like learning to fly
Or falling in love
It’s gonna happen and it’s
Supposed to happen that we
Find the reasons why
One step at a time

When you can’t wait any longer
But there’s no end in sight
when you need to find the strength
It’s the faith that makes you stronger
The only way you get there
Is one step at a time

The Dark Knight

Posted by: ritoma on: August 9, 2008

 

Sudah lama sekali ingin posting tentang The Dark Night, film Hero terbaik yang pernah saya lihat..sebelum ada sekuelnya lagi kali ya..^_^

 

Pertama denger dari temen, sekitar 2 minggu yang lalu, beberapa hari habis nonton Hancock, well tidak terlalu excited karena bukan salah satu penggemar dari Batman, apalagi setelah nonton Batman and Robin yang Cuma tebar pesona. Film jadul alias jaman dulu batman yang saya suka adalah Batman Forever yang di perankan oleh Val Kilmer, lalu baru deh suka pas Batman Begins, tapi kemudian teman saya yang lain mengatakan filmnya bagus banget so akhirnya penasaran dan nonton.

 

 

 

And you know? 4 thumbs up!!, For the story, the cast and for everything..

I was totally, 100% blown away like nothing I’ve ever seen in a comic based movie before, melebihi Spiderman 3.

ok saya ceritakan sedikit ya..harus nonton sendiri soalnya, biar seru ok ^_^v

 

 

 

Berbeda dengan spiderman atau Superman, Batman hanyalah manusia biasa, yang tidak punya kekuatan super, tapi dia terpanggil hatinya untuk mengggunakan segala kemampuan yang dia miliki untuk selalu berjuang demi kebenaran dan melawan kejahatan.

 

The synopsis

Film dibuka dengan aksi perampokan bank milik mafia, yang dirancang dengan sangat rapi oleh Joker, the real villain of this movie. Opening yang seru..

 

 

Dalam film ini, Batman, Lt. Gordon dan Jaksa Wilayah yang sangat idealis plus orang yang menjadi kekasih dari orang yang dicintai oleh Batman (Rachel), yaitu Harvey Dent bekerjasama untuk menumpas seluruh kawanan mafia yang menyimpan jutaan dolar uang haram mereka di berbagai Bank. Namun tidak hanya berhadapan dengan mafia mereka bertiga pun harus berhadapan dengan psikopat bernama Joker, penjahat paling gila, licik dan jahat yang pernah saya lihat dalam film superhero. Penjahat yang hanya ingin memperoleh kesenangan…

 

“This town needs a better class of criminal”-Joker

“I’m an agent of chaos” –Joker

 

Tantangan terbesar adalah ketika Joker mengumumkan akan membunuh orang satu per satu jika Batman tidak muncul dan menunjukkan jati dirinya ke publik. Pilihan sulit yang harus diambil batman, 5 orang sudah menjadi korban dan ternyata Joker adalah musuh yang sulit dikalahkan. Saya kagum juga dengan kepintarannya, tanpa kekuatan super atau peralatan canggih Joker bisa dengan santai mempermainkan kepolisian Gotham City bahkan Batman sendiri.

 

 

 

Yang menjadi menarik dari ceritanya adalah Joker tidak mengejar uang, dia punya obsesi lain. Pembuktian tentang titik kesanggupan manusia, pembuktian antara kebaikan dan kejahatan. Obsesi Joker inilah yang membuat ending film ini menjadi tak terduga.

 

 

“I took Gotham’s white knight, and lowered him to our level. It wasn’t hard. Y’see, madness, as you know, is like gravity. All it takes is a little…push.” – Joker

 

 

Apakah Joker berhasil dikalahkan?, apakah kebaikan masih tetap menang?, apakah Batman masih menjadi pahlawan Gotham?

 

Yup silahkan nonton ^_^

 

 

 

The Crew

 

Masih disutradarai oleh Christopher Nolan, sutradara yang sama dalam The Prestige. C. Nolan merupakan sutradara yang khas dalam film2 “kelam” dan film yang bertema “mind game”, termasuk dalam The Dark night. Selain sebagai sutradara Nolan juga menjadi penulis naskahnya. Seperti judulnya, Batman kali ini memang lebih Kelam dari sebelumnya…

 

The script was fantastic! Film ini tidak hanya menampilkan adegan perkelahian, kejar2an atau pamer gadget2 canggih dan visual effect yang fantastis tapi merupakan film dengan alur cerita yang tak terduga, penuh dengan intrik. Dialog2 yang singkat tapi begitu mendalam, penuh dengan pernyataan2 filosofi.

 

 

 

 

Speaking cinematography! Pengambilan gambar yang “tepat” walaupun dengan pergerakan kamera yang cepat, namun editing yang bagus membuat setiap adegan bisa menyatu. Kombinasi dari directing, editing dipadu dengan scoring yang mengisi film membuatnya berhasil menyampaikan elemen dari semua adegan, dan bisa mengkomunikasikan antara adegan dan emosi yang dirasakan tiap karakter kepada penonton.

 

O ya satu lagi kerennya, dalam film ini Nolan menyatukan dua karakter Villain yaitu Joker dan Two face dengan cara yang tidak terduga.

 

 

 

The Cast

 

 

Christian Bale (Bruce Wayne / Batman), Heath Ledger (The Joker), Aaron Eckhart (Harvey Dent / Two-Face), Michael Caine (Alfred Pennyworth), Maggie Gyllenhaal (Rachel Dawes), Gary Oldman (Lt. James Gordon), Morgan Freeman (Lucius Fox), Cillian Murphy (Scarecrow), Chin Han (Lau).

 

 

 

Dari nama yang berderet diatas saja kita bisa melihat, sebuah jaminan tentang film yang bagus. Outstanding performances by all the cast. Semua character begitu kuat dan memiliki peran yang penting dan begitu mengalir secara alami sesuai dengan perannya masing2.

 

 

 

Karakter favorit saya adalah Alfred, terutama semenjak di Batman Begins, orang yang selalu mendampingi Bruce, bisa dikatakan orang terdekat yang dimiliki Batman. Kali ini diperankan oleh 2 kali peraih Oscar Michael Caine.

 

Alfred mencintai baik Bruce dan Batman seperti anaknya sendiri. Saya paling suka caranya dalam memberikan pandangannya terhadap pilihan2 yang diambil Batman. Walaupun saya agak kaget ketika dia memutuskan membakar surat yang dititipkan oleh Rachel untuk Batman. Adegan yang sangat menyentuh. Hmm surat apa? He he ntar liat aja di filmnya ok..

 

 

“Endure, Master Wayne. Take it. They’ll hate you for it. But that’s the point of Batman, he can be the outcast. He can make the choice that no one else can make, the right choice.” –Alfred

 

Satu kalimat Alfred yang begitu menyentuh saya adalah

“ kenapa kita terjatuh, agar kita belajar untuk bangkit”-Alfred (Batman Begins)

 

 

Satu lagi adalah Lt.Gordon, sebenarnya lebih ke Gary Oldman-nya, aktor watak ini biasanya bermain sebagai the bad guy, tapi kali ini berbeda. Akting yang berbeda dibanding ketika menjadi Egor Korshunov dalam Air Force One (1997), atau pas jadi Dracula di Bram Stoker’s Dracula (1992), pasti juga gak akan nyangka dia adalah Sirius Black di Harry Potter, saya aja kaget…^_^. pemain watak, yang selalu total kalau akting.

 

Tapi karakter yang menjadi perbincangan hangat seputar film ini justru malah sang penjahat yaitu The Joker. Yup he is the true star actualy. Diperankan dengan luar biasa oleh Heath Ledger. Liat deh bedanya sama pas main di A Knight’s Tale

Bagi yang mengenal peran Ledger di film2 sebelumnya pasti merasakan sensasi yang benar-benar berbeda, Ledger yang biasa tampil dengan karakter “sweet face” sekarang menjadi seorang penjahat psikopat. Kalau saya tidak tahu siapa yang memerankan Joker, saya mungkin tidak bisa mengenalinya sebagai Ledger, tidak hanya karena make up yang tebal tapi dari caranya bicara, berjalan bahkan dari tatapan matanya. Outstanding! Acting Ledger ini memang jadi buah bibir, selain karena kematiannya yang tragis Januari 2008.

Heath Ledger deserves an oscar nomination for his performance as the joker…”

merupakan salah satu komentar dari review yang saya dapatkan. Ledger sendiri pernah mendapatkan nominasi Oscar untuk perannya di Brokeback Mountain (2007).

Favorite scene

  • Waktu Batman nyulik Lau dari Hongkong
  • Adegan di kapal fery
  • Waktu Alfred membakar surat Rachel dan
  • Pas ending filmnya…

 

Minus?

Well, kalau ditanya apa kekurangan film ini, agak bingung juga. Soalnya sampai sekarang saja saya masih amazed banget. Tapi ada beberapa scene dan karakter yang agak janggal si, yaitu kehadiran Scarecrow, karakter yang muncul pertama kali di Batman Begins, gak terlalu nyambung dengan cerita dan tidak signifikan terhadap alur cerita.

Terus kalau dari review yang saya baca, katanya kelamaan, 2 jam lebih, tapi hmm sepertinya tidak berpengaruh karena kita akan merasa waktu berlalu begitu cepat karena exiciting banget.

 

The value

Film ini bertabur pertanyaan dan pernyataan filosofis…

 

Dark Night VS White Night

Seperti apakah pahlawan yang dibutuhkan saat ini. Atau dengan cara seperti apakah kita menegakkan kebenaran? Apakah dengan cara masuk ke sistem? memerangi kejahatan dengan terang-terangan seperti apa yang dilakukan Harvey Dent dan Lt. Gordon. Bagaimana jika sistem itu ternyata telah menjadi poros kejahatan, terkotori oleh korupsi dan penghianatan, masihkan kita mempercayai sistem yang seperti itu?. Ketika hukum tidak bisa lagi ditegakkan haruskah ada Pahlawan Kegelapan (Dark Night)? yang berdiri diluar hukum, atas nama menegakkan kebenaran dan keadilan bersembunyi di balik topeng memberantas kejahatan dengan caranya sendiri.

 

“Because he’s the hero Gotham deserves, but not the one it needs right now…and so we’ll hunt him, because he can take it. Because he’s not a hero. He’s a silent guardian, a watchful protector…a dark knight “-Gordon

 

 

Apakah kita mengakhiri hidup kita dengan pilihan yang benar?

Seorang penjahat bisa mengkhiri hidupnya dengan baik? Bisa ..

Apakah seorang yang sepanjang hidupnya memperjuangkan kebaikan bisa mengakhiri hidupnya dengan pilihan yang salah dan melanggar nilai hidup yang selalu dia pegang? Mungkin saja..

 

Hmm jadi inget konsep Husnul khotimah dan Su’ul khotimah… ^_^ apa hayo?

 

Apakah kita masih mempercayai kebaikan, dan berpegang kepada kebenaran walaupun nyawa sebagai taruhan?

 

In a moment everything can change…

Kekecewaan, kehilangan harapan, ketakutan, dendam dan kemarahan bisa membutakan manusia dan membuatnya mengambil pilihan-pilihan yang salah..

 

Jadi inget dialog di ending Spiderman 3, antara Sandman dan Spidy…

Sandman berdalih dia tidak punya pilihan karena anaknya yang sakit parah, sehingga akhirnya ia merampok…

Spidy lalu berkata..(hmm lupa inggrisnya tapi seperti ini garis besarnya..)

“selalu ada pilihan, bahkan disaat semua sudah begitu menekanmu, pada akhirnya selalu ada dua pilihan yaitu melakukan yang benar atau melakukan yang salah…”

 

Keseimbangan..

Apa yang harus kita lakukan ketika idealisme yang kita perjuangkan membuat kita kehilangan semua yang kita miliki, termasuk orang yang kita cintai. Sampai sejauh mana sebuah idealisme bisa diperjuangkan…sampai maut merengut kita kah?

 

Well, film ini mungkin memberikan contoh yang terlalu ekstrim dengan kehidupan sehari-hari kita, but itu sesuatu yang patut direnungkan.

Kita diciptakan oleh Allah dengan dua peran, sebagai mahkluk individual dan sebagai makhluk sosial. Bagaimana kita bisa menjalani semua peran itu dengan baik?.Bagaimana kita menciptakan keseimbangan dalam hidup kita?. Menjalani peran kita sebagai seorang hamba, peran kita di keluarga dan peran kita di masyarakat..

 

Yuk kita renungkan bersama…

 

 

 

Fly – Hilary Duff

Posted by: ritoma on: August 5, 2008

In a moment everything can change
Feel the wind on your shoulder
For a minute all the world can wait
Let go of your yesterday

Can you hear it calling?
Can you feel it in your soul?
Can you trust this longing and take control?

Fly
Open up the part of you that wants to hide away
You can shine
Forget about the reasons why you can’t in life
And start to try
Cause it’s your time
Time to fly

All your worries, leave them somewhere else
Find a dream you can follow
Reach for something when there’s nothing left
And the world’s feeling hallow

Can you hear it calling?
Can you feel it in your soul?
Can you trust this longing and take control?

Fly
Open up the part of you that wants to hide away
You can shine
Forget about the reasons why you can’t in life
And start to try
‘Cause it’s your time
Time to fly

And when you’re down and feel alone,
Just want to run away
Trust yourself and don’t give up
You know you better than anyone else

In a moment everything can change
Feel the wind on your shoulder
For a minute all the world can wait
Let go of yesterday

Fly
Open up the part of you that wants to hide away
You can shine
Forget about the reasons why you can’t in life
And start to try

Fly
Forget about the reasons why you can’t in life
And start to try
’cause it’s your time
time to fly

In a moment, everything can change

Mari Berhenti Sejenak…

Posted by: ritoma on: July 26, 2008

Tulisan ini saya dapatkan dari blog teman, semoga bermanfaat…

Dalam shuhuf Ibrahim dikatakan, “Setiap orang yang berakal, selama dia masih bisa mengendalikan akal sehatnya, haruslah mempunyai empat waktu; waktu untuk bermunajat kepada Rabb-nya; waktu untuk memikirkan ciptaan Allah; waktu untuk berdialog dengan dirinya sendiri; dan waktu untuk menyendiri dengan Dzat pemilik keagungan dan kemuliaan. Sesungguhnya, waktu tersebut akan membantu dirinya untuk memanfaatkan waktu-waktu yang lainnya.”

Umar bin Khathab ra. berkata “Hisablah (evaluasilah) diri kalian sebelum kalian dihisab dan timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang, karena kalian lebih mudah menghisab diri kalian hari ini dari pada kelak! Bersiaplah untuk menghadapi pertemuan terbesar. Ketika itu, kalian dipertemukan dengan Allah dan tidak ada sesuatu apapun pada kalian yang tersembunyi.”

Education..

Posted by: ritoma on: July 21, 2008

“100 man without education is rebel, but..
one man with education is the beginning of a movement…”
-Chico Mendez-   

Recent Comments

ritoma on Tentang saya
ritoma on Rembulan
Breznev on Tentang saya
Feriawan Agung N on Rembulan
ritoma on Let it Be – The Beatles…

Archives

 

January 2012
M T W T F S S
« Dec    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.